Book, Love, Life and Friendship

Kamis, 14 Juli 2016

Patah Hati Berkali-kali karena Orang yang Sama

Kalau ada yang berpikir ini tulisan romantis yang bikin baper bin nangis, maka kamu salah kira. Meski temanya ‘patah hati’, saya sedang tidak membicarakan soal perasaan suka dan ‘dipatahkan’ oleh orang lain. Meski masih membahas soal perasaan dan soal orang lain, tapi percayalah, ini tidak seperti yang kamu kira. 

Saya Cuma mau cerita soal salah satu makhluk brengsek—yang kebetulan saya kenal—yang sekaligus saya kagumi, selalu membuat saya iri dan sering membuat saya dongkol. Bukan, bukan karena dia tampan atau terlalu baik pada saya. Sekali lagi, ini bukan soal perasaan yang ‘itu’.

Nggak perlu kan saya sebut namanya? Cukup dengan kata ‘dia’ saja. Kami hanya pernah bertemu dua kali dan HANYA bertukar beberapa kata saja. Cukup kan? Tapi ternyata efeknya begitu luar biasa bagi saya.

Saking brengseknya dia, hingga nyaris semua tulisannya membuat saya hampir gila. Ya, saya jatuh cinta pada tulisan si dia ini. Dan gara-gara tulisan-tulisan itu, saya sering dibuat marah-marah sendiri. Entah bagaimana caranya, entah mantera apa yang selalu dipakaianya hingga saya selalu gagal beranjak dari halaman blog dan tulisan-tulisannya.

Jangan tanya seperti apa penampilannya. Lebih kumal dibanding si koala kumal dari buku sebelah. Si makhluk malas mandi dengan dandanan berantakan dan tampilan bikin frustasi. Tapi tulisannya makin bikin saya lebih sensi.

Tidak, tulisannya memang tidak terlalu luar biasa hingga digilai banyak orang. Dia juga hanya terkenal di antara rekan-rekan sejawatnya saja. Tapi tetap saja, ada bagian dalam tulisannya yang selalu menggelitik bagi saya. Selalu berhasil menyentuh bagian terdalam hati saya. Selalu berhasil memancing keresahan dalam diri saya. Dan selalu berhasil memantik api yang siap meledak kapan saja dalam hati saya. Betapa irinya saya dengan dia, yang selalu punya tulisan menarik untuk dibaca. Dan selalu berhasil membuat saya nyaris gila.

Dan yang pasti, dia selalu berhasil membuat saya patah hati. Betapa bodohnya saya bisa patah hati berkali-kali karena orang yang sama. Lebih tepatnya, karena tulisan-tulisan dari orang yang sama. Dan begitulah keadaannya.

Selalu terselip iri dalam diri saya. Kenapa dia bisa menulis seperti itu? Membuat rangkaian kata penuh gelitik dan pelik. Ah, saya ini Cuma apa. Cuma salah satu pembaca setia blog-nya saja. Belajar darinya? Tentu saja saya belajar banyak darinya. Dari orang yang sama sekali tidak menarik penampilannya tetapi memiliki otak berisi yang—menurut saya—sangat seksi. Entah apa yang sebenarnya dia baca selama ini. Rasa-rasanya level saya masih terlalu jauh darinya. Aaaaaah ... dan saya Cuma salah satu pembelajar rahasianya.

Kamu benar-benar brengsek, selalu membuat saya kembali patah hati lewat tulisan-tulisan kamu!!!


# btw, ini postingan pertama di bulan Juli, ihihihihi. Lama juga nggak ngeBlog di sini #ditimpukSandal

8 komentar:

  1. Nah, kalau di bikin patah hati kayak gini sih gue juga sering.
    Malah, ada yang gue suka sejak pertama kali kenal dunia maya. Pas akhir 2014 doi tutup blog, dan akun sosmednya...
    Asli sedih, secara kalo tutup blog kan, jejak tulisan sebelumnya juga hilang...
    Baru kemudian, pada akhir april 2016 lalu, nyasar di blog yang berhasil narik minat. Berlanjut acak acak semua isinya. Serius, gue kenal banget gaya tulisannya.
    walo nama penanya berbeda, tapi gue yakin 100 % dia orang yang sama.
    Dan akhirnya "jatuh cinta" lagi... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. beruntung sy batal jatuh cinta sama orangnya
      cukuplah jatuh cinta sama tulisannya saja
      kalau jatuh cinta juga sama orangnya, bisa2 sy makin patah hati sesakit-sakitnya
      kekekekeke

      Hapus
  2. nah lho....bisa juga ta patah hati sama tulisan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, nemu tulisan keren di blog biasa
      meski orangnya sama sekali nggak keren
      #kumal

      Hapus
  3. Apa aku gue aja yang ngga ngalamin hal begini? XD
    Atau kalian yang pada baper? hehe *kidding

    BalasHapus
    Balasan
    1. beruntung tuh, nggak perlu patah hati
      ah atau ... jangan2 malahan km yg bikin patah hati anak orang? kekekekeke

      Hapus
  4. sebentar-sebentar....
    ini patah hatinya disebelah mana?

    kalo baca diatas ini perasaan yang ada malah falling deeper, bukan brokenhearted.
    (eh... apakah saya membuat anda baper? hahahaha XD)

    BalasHapus
    Balasan
    1. jadi, sy salah pake istilah ni maksudnya
      hahahaha
      ah biarlah, mau patah hati pun
      sy tetap suka kok #loh?

      Hapus

my book

my book

Blogger FLP

Blogger FLP

Kampus Fiksi 13

Kampus Fiksi 13

Goodreads Challange

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Bening has read 0 books toward her goal of 15 books.
hide

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.