Book, Love, Life and Friendship

Rabu, 07 September 2016

Karena Bermasyarakat itu, Mahal Harganya

Nggak kok, saya nggak ada niat buat tulisan serius. Ini Cuma tulisan numpang lewat. Ya ... daripada otak saya kepenuhan terus nanti nge-hang, ya mending yang ada dituangkan ke dalam tulisan.

Tema kali ini? Nggak ada tema khusus sih. Cuma pengen tjurhat suatu fenomena. Elaaaah. Soal bermasyarakat alias bersosialisasi. Hmmm ... pengalaman di sekolah dan kampus waktu masih di organisasi ternyata memang masih belum cukup. Memang sih, beberapa sudah membantu. Tapi tetep aja sih, masih sebagian kecil. Bersosialisasi menuntut konsekuensi yang nggak mudah. 

Dari konsekuensi tenaga, pikiran bahkan uang (lagi) yang nggak sedikit. Dan yang lain wajib lagi, adalah harus selalu bermuka manis (atau sok manis) saat bertemu seseorang. Dan nggak jarang, di belakang biasanya akan menggibah-nya. Alias me-rumpi-kannya. Ya salaaaaam

Kalau misalnya yang dilakukan adalah hal baik, nggak heran kalau setelah ini pasti akan jadi bahan rumpian sekaligus bahan pujian. Masalahnya, kalau yang dilakukan atau yang kelihatan adalah hal buruk, bakalan jadi bahan omongan sepanjang masa. Urusan nyinyir dan ube rampe-nya nggak pernah bisa hilang dari yang namanya ‘bermasyarakat’. Sekali aja, melakukan kesalahan maka akan terus diingat sepanjang masa. Nah lho, repot kan?

Saya? Saya tipe orang yang ogah ribet. Mending diam, nggak usah menunjukkan kelebihan. Karena kalau sekali aja kelihatan keren, maka biasanya akan semakin sering disuruh-suruh. Hmmm ... nggak, saya ogah banyak berkomentar. Saya sudah terlalu banyak melakukan hal bersifat ‘sosial’ saat di kampus dan sekolah dulu. Jadi, sekarang saatnya saya melakukan hal secara profesional. Ok, mudeng maksudnya kan? Nggak? Ya udah, lewati aja.

5 komentar:

  1. Assalamualaikum, Mbak'e. Ini Mbak Ika yang jadi teman sekamarku di workshop Litara bukan? Salam kenal, yaaa... ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam
      terimakasih sudah mampir. salam kenal juga.
      wah bisa nemu blog ini ternyata, hehe
      iya, insyaAllah sy jg ikut workshop ini
      oh ya, sudah dapat email undangan dll blm ya?
      saya kok belum
      cuma tahu kalau lolos aja, jadi nggak tahu apa aja yg mesti dipersiapkan
      jadi, tahunya teman sekamar dari mana?
      mbk izzah berangkat dari mana nih?

      Hapus
  2. Aku tahu sekamar sama Mbak dari email yang dikirim panitia. aku minta email Mbak, ya. Nanti kuforward. Aku dari Bandarlampung, Mbak. Sampe ketemu di sana, ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah sudah dapat email ya,
      kok saya malah belum ya, huhuhuhu
      ini alamat email saya bening.ip2389@gmail.com
      sampai ketemu juga ^_^

      Hapus
    2. nggak tahu ini gimana, sya belum dapat email
      #malah curhat
      kalau boleh tahu, isi emailnya apa aja ya?
      ada hal-hal yg harus dipersiapkan kah?
      kalau ada, sy minta juga kontak panitia yang bisa dihubungi
      maaf merepotkan

      Hapus

my book

my book

Blogger FLP

Blogger FLP

Kampus Fiksi 13

Kampus Fiksi 13

Goodreads Challange

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Bening has read 0 books toward her goal of 15 books.
hide

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.