Book, Love, Life and Friendship

Senin, 03 Oktober 2016

Kembali dari Workshop Menulis Buku anak, Bandung

Hari Rabu, alias 21 Sept, jadwal pulang. Saya masih bangun pagi seperti kemarin sih. Sempat nonton tv sebentar, mandi dan siap-siap serta packing. Nah niat sih pengen jalan-jalan dulu. Tapi ternyata sudah kesiangan. Setelah sarapan yang super cepat, akhirnya saya pun naik taksi yang sudah menunggu. Sempat cipika-cipiki sebentar sih dengan teman-teman. Dan taksi pun meluncur.
Bye mbk Izza, uhuhuhuhuhu. Gak sempat mampir ke jembatan gantung nih, uwaaaaa #syedih

Saya sempat minta pak taksi untuk mengantar ke pusat oleh-oleh dulu. (ini pasti ditagih orang rumah nih). Tapi ternyata karena masih pagi—jam7-an—jadi semua masih tutup. Saya sampai di stasiun jam 7.30-an. Masih ada satu jam lagi sebelum kereta berangkat. Ternyata, saya satu kereta dengan mbk Saptorini (Sukoharjo) dan mbk ... Widya R (nama panjangnya lupa), satu gerbong pula. Cuma beda tempat duduk.


Karena nggak sempat beli oleh-oleh, akhirnya saya beli beberapa aja sih di stasiun. Nggak banyak, karena nggak banyk pilihan dan susah bawanya kalau terlalu banyak, hehehe.

Kereta berangkat tepat 8.30 seperti jadwal. Dan akan sampai di stasiun Banjar jam 12.10 nanti. Sebelum kereta jalan, saya sudah mainan laptop. Dan postingan pertama dibuat di atas kereta. Tapi, setelah kereta jalan, ternyata saya justru sibuk melihat kanan dan kiri.

Perjalanan empat jam tetap saya seru bagi saya. Selain karena naik kereta eksekutif, tapi pemandangan di sepanjang perjalanan memang benar-benar keren. Saya sudah tulis ini juga kan di postingan pertama dulu? Meski saya sempat beberapa menit tertidur karena sangat ngantuk, tapi akhirnya saya lebih suka memandang keluar jendela kereta. Menikmati pemandangan alam yang benar-benar luar biasa.
pemandangan dari kereta, di stasiun Cipendeuy

Kereta meliuk di sepanjang sisi pegunungan. Mengikuti lengkung dan liukan pegunungan. Di daerah nagreg, itu spot favorit saya. Beberapa kali kereta lewat di atas jembatan tinggi dengan sungat mengalir deras di bawah. Uwaaa ... saya nggak mau berpikir aneh-aneh sih. Tapi ya ... tetep aja, ehe

Yang jelas, perjalanan naik kereta dari Stasiun Banjar menuju Bandung ini bener-bener bikin nagih.

Kereta tiba tepat waktu di stasiun Banjar, jam 12.10. Jemputan sudah datang, ehe. Tidak butuh waktu banyak chit-chat, saya langsung naik boncengan motor dan menuju jalanan pulang. Siang yang mendung ternyata memaksa saya akhirnya pakai mantel karena hujan turun cukup deras. Tapi ... sampai di Majenang, ternyata nggak hujan deres-deres amat. Perjalanan kali ini sedikit lebih lama dibanding saat berangkat dulu, karena hujan.

Setelah jemput si adek di sekolah, tujuan berikutnya adalah rumah. Setelah makan siang, saya terpaksa harus menghela napas, karena cucian sudah menumpuk. Aiiiih ... hosh! Saatnya nyuci

Eh ya, naskah kemarin yang dikirim ternyata masih dilanjutkan lho. Jadi, meski workshop sudah selesai, ternyata proyek masih lanjut. Dari 90 naskah yang ada, akan dipilih 30 naskah dan terakhir jadi 20 naskah. Nah, 20 besar inilah yang nantinya akan dipertemukan dengan para ilustrator dan akan dicetak. Perjalanan masih panjang.

Setelah revisi naskah, masih ada seleksi lagi. Semoga saya bisa lolos ya. Dan bisa punya buku solo sendiri #akhirnya Amiiiin. Semangat!!!

Sudah 9 halaman nih saya tulis. Capek, berhenti dulu deh. Tinggal posting ke blog, ehe

2 komentar:

  1. Wah, ngga dapet oleh oleh ni kayaknya XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf saat ini komentar sedang error
      tidak bisa membaca pesan Anda

      kekekekekeke
      telat sih :-P

      Hapus

my book

my book

Blogger FLP

Blogger FLP

Kampus Fiksi 13

Kampus Fiksi 13

Goodreads Challange

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Bening has read 0 books toward her goal of 15 books.
hide

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.