Book, Love, Life and Friendship

Senin, 10 Oktober 2016

Sema’an Al-Quran – hari pertama

Ehm, postingan kali ini masih tentang anak-anak pondok. Jadi, ya anak-anak pondok pesantren Muhammadiyah (PontrenMU) Darul Ulum akan mengikuti ujian hafalan atau sema’an.


Nah, momen tiga bulanan setor hafalan ini ternyata dilangsungkan bersamaan dengan pengajian akbar. Dalam rangkaian acara tiga hari ini, ada banyak acara sih sebenarnya. Tapi, well, saya tidak akan banyak bahas acaranya sih. Saya Cuma mau berbagi beberapa foto-foto narsis anak-anak yang tetap saja narsis meski ujian sudah di depan mata.



Kru putra yang narsis abis setelah lembur menyelesaikan taman untuk dekorasi acara sema’an. Btw, ini narsis apa serem ya?



Nah ini dia taman hasil karya anak-anak. Tampak samping. Bahan-bahannya? Simpel sih. ada batu-batu kali yang khusus didatangkan dari kali—beneran—yang kemudian dicat merah dan biru. Lalu beberapa tanamana pinjaman #ups. Dan rumput buatan dari serbuk gergaji yang diberi pewarna.



Ini tampak atas ya. Lebih kelihatan kan? Ada kolam ikan yang sengaja dibentuk hati. Tapi eits, ikan-ikannya pada kemana ya? Gawat! Jangan-jangan ikannya sudah keburu lari ke dapur lalu ke piring anak-anak kelaparan. Gyahahahaha!



Acara sih belum mulai. Tapi jiwa muda yang haus kenarsisan tetap muncul. Duh ini anak-anak, acara masih panjang woiiii. Simpan dulu senyumnya. Ntar kering giginya loh. #eeeeh



Dan narsis itu menular sodara-sodara. Di sudut lain juga, anak-anak putri juga tidak kalah narsis dengan yang tadi. Dan ehm ... mereka ini sangat sadar kamera sekali ya.



Wohohohoho, ustads Thomas dan anak-anak putra tidak mau kalah rupanya. Dengan senyum terkembang, mereka bersiap sebelum acara sema’an dimulai. Duh dek, simpan dulu senyumnya deh. Acara belum mulai tuh.



Daaaaan ... acara utama pun dimulai. Dipandu ustadz Jihad, anak-anak putra kelas VII hingga IX pun dibawa naik ke panggung dan mulai sema’an mereka. Kali ini meraka akan melakukan setoran hafalan secara berantai untuk juz 30. Ehm ehm ... silahkan, Ustadz



Eits, ternyata nggak Cuma pinter ngaji aja loh. Di sela-sela acara, ada juga penampilan dari tim Nasyid Darul Ulum. Duh, nama grup-nya apa ya? Kok saya lupa. Yang jelas, mereka ini tim gabungan dari MTs dan MA, yang berkolaborasi mendendangkan dua lagu yang dipopulerkan grup dari pondok Gontor. Ehm ... judulnya saya pun lupa. Duh dek

Tapi yang jelas, meski latihannya ekstra kilat, mereka ternyata bisa tetap memberikan penampilan terbaiknya.



Nggak Cuma nasyid, penampilan berikutnya adalah aktraksi tapak suci oleh Faiz Azmi. Dia salah satu siswa yang cukup menonjol di kelasnya. Dan ... ternyata juga jago bermain parang dan tongkat di atas panggung loh. Gerakannya yang lincah dan cantik dikombinasikan dengan kostum panggungnya yang keren kece badai. #ehe



Dan terakhir, bu guru narsis. Maafkan saya yang narsis ini, Sodara. Btw, kok saya kelihatan makin endut ya? #duh

Ok, itu beberapa foto acara di hari pertama. Sebenarnya sih, saya lebih suka foto candid. Tapi ya, mau gimana lagi. Anak-anak sudah terlanjur terlalu sadar kamera. Kalau saya mendekat dan menenteng kamera, mereka langsung pasang aksi. Ah sudahlah ... habis ini masih ada artikel pesanan yang harus diselesaikan lagi. Hosh!

2 komentar:

  1. Oooh sema'an, kirain sama'an qur'annya, beli bareng gitu, wkwkwk :D

    promo blog baru ane yah :D
    https://bookofgie.blogspot.co.id/

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaha kecelik bacanya ya
      ok, nanti berkunjung
      btw,blog lama-nya apa kabar? kok pindah rumah?

      Hapus

my book

my book

Blogger FLP

Blogger FLP

Kampus Fiksi 13

Kampus Fiksi 13

Goodreads Challange

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Bening has read 0 books toward her goal of 15 books.
hide

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.