Book, Love, Life and Friendship

Selasa, 24 Januari 2017

7th Days – Gaya Pegas

Tahu ketapel kan? Kalau yang rajin membuat raib mangga tetangga, pasti tahulah #ehe. Nggak, saya nggak nuduh kok. Cuma mengatakan kebenaran.

Apa yang perlu dilakukan supaya jarak jangkauan bidik ketapel—karet mulur/pegas—tadi bisa jauh? Jawabannya Cuma satu, tarik lebih jauh lagi. Seperti itu juga pada pegas, supaya pegas bisa mental jauh, tekan lebih keras lagi.

sumber j.whyville.net
 
Just like that. Tidak jarang, untuk bisa melompat lebih tinggi lagi, atau bisa membidik lebih jauh lagi, kita perlu mundur lebih banyak lagi atau perlu merasakan tekanan lebih keras lagi, untuk mengambil ancang-ancang sebelum akhirnya anak panah bisa melontar lebih jauh.

Ada satu kalimat menarik dari drama yang belum lama ini saya tonton. Iya, drama lagi. Sebenarnya itu bukan drama yang saya tunggu. Pun di episode-episode awal, saya belum menemukan rasa klik. Tapi di balik ketidaktertarikan itu, saya menemukan sebuah permata berbentuk perkataan.

Being Young and weak (powerless) is not a sin. But not anymore. (Hwarang, 2017)


Menjadi muda dan lemah, bukanlah sebuah dosa. Tapi tidak lagi. Maknanya—menurut saya—kekurangan apapun itu yang ada sekarang, bukanlah sebuah dosa atau akhir dari segalanya. Bukan berarti harus terkurung dalam lingkaran bernama kepasrahan tanpa ujung itu. Yang namanya tawakal itu berjuang, berdoa baru pasrah. Bukan langsung lompat pada bagian ketiganya. Yang namanya muda dan lemah, bukan sebuah kesalahan asal tidak terjebak dalam situasi itu terus menerus. Tapi sebaliknya, sadari, cari peluang dan menfaatkan kelemahan itu untuk jadi sumber kekuatan.

Kata-kata itu yang belakangan ini—entah kenapa—membuat saya merasa kuat. Kalau apa yang saya alami sekarang, bukanlah sebuah kesalahan. Saya hanya perlu mengubah sudut pandang, melihat dari sisi lain, mencari peluang dan berjuang agar bisa bersinar lagi.

Kalaupun untuk bisa melihat dari sisi yang lain atau mencari peluang lain, saya mesti mundur lebih dulu sejenak, itu bukan masalah. Toh dengan mundur sejenak, saya punya lebih banyak kesempatan untuk mempersiapkan diri agar anak panah ini, bisa meluncur lebih jauh lagi dan mendarat tepat pada sasarannya nanti.

2 komentar:

  1. Wah setelah baca ini langsung dapet quotes baru 😆
    Baca dan review blog saya juga yaa http://kairistory96.blogspot.com/2017/01/a-written-inspiration-kampusfiksi-7th.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo kairi, terimakasih sudah mampir ^_^

      Hapus

my book

my book

Blogger FLP

Blogger FLP

Kampus Fiksi 13

Kampus Fiksi 13

Blog Archive

Goodreads Challange

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Bening has read 0 books toward her goal of 15 books.
hide

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.