Book, Love, Life and Friendship

Kamis, 09 Maret 2017

Di Sebelah Kakak Kelas Tjakep

Ini lagi musim ulangan tengah semester a.k UTS kan ya? Nggak heran, kalau warnet mendadak sepi? #eeeeh

Kalau ngomongin soal UTS atau UAS, yang paling seru itu karena duduknya nggak sama teman sekelas. Tapi, duduk bareng kakak kelas (buat anak-anak kelas bawah) atau duduk sama adek kelas (buat anak-anak kelas atas). Bagi yang cewek, lebih seru bisa duduk semeja bareng kakak kelas, cowok dan ... gebetan pula. Awwww, bisa salah tingkah sepanjang minggu. Atau, buat yang cowok, asyik itu kalau duduk semeja bareng adek kelas, cantik dan gebetan pula. Sempurna hidup elo seminggu ke depan.

 
Tapi sebenarnya sih, yang asyik bukan gitu juga. Kalau elo duduk sama kakak kelas atau adek kelas yang pinter, nah itu adalah salah satu keuntungan besar. Misal nih, elo duduk sama kakak kelas, cakep, pinter pula, terus baik alias nggak pelit, dan saat elo tanya, dia dengan senang hati ngejawabnya. Uwaaa, sempurna itu seminggu tes elo. Ya, tapi itu juga kalau elo berani buat tanya. Nah, kalau udah terlanjur salting dan grogi, boro-boro sempat tanya soal. Nyapa aja nggak berani? Ya udah deh, kelar ujian elo.

Atau saat duduk bareng adek kelas, dan ternyata doi juga pinter, nah elo tanya materi lama sama dia. Terus si adek kelas ini ngejawabnya dengan senang hati. Uwaaa ... siapa yang nggak pengen. Itu juga kalau elo nggak tengsin, tanya sama adek kelas sih. Posisi mereka sebagai adek kelas, bukan posisi untuk menolak permintaan kakak kelas. Cuma masalahnya, emang elo nggak tengsin tanya sama adek kelas? Kkkkk

Meski gitu, nggak selamanya UTS dan UAS seru bin kece serta sempurna. Kalau ternyata elo duduk semeja sama kakak kelas atau adek kelas pinter, tapi pelit? Ya udah, selesai urusan. Jangan ngarep apa-apa deh. Kelar hidup elo. Mending semalam begadang belajar daripada tanya tanpa hasil.

Ehm ... tulisan ini sama sekali nggak ngajarin kalian buat nyontek atau semacamnya lho ya. Gue Cuma cerita pengalaman jaman sekolah dulu. Ya secara ... gue juga pernah sekolah dong. Meski gue nggak pinter-pinter amat, tapi gue masih punya rasa sungkan kalau harus tanya-tanya sama kakak kelas atau adek kelas. Bukan apa-apa sih, cuma karena gue mikirnya ... yang ditanyain juga belum tentu ngejawabnya dengan benar. Siapa tahu, mereka males ngejawab, tapi sungkan dan akhirnya asal ngejawab. Entah benar, entah salah. Nah, rugi kan elo?

Udahan aja kalau gitu. Met UTS yang lagi UTS. Jangan lupa, belajar serius. Nggak keren lah, masak harus remidi pula. Etapi, remidi bukan aib lho ya. Ya, daripada nilai di raport merah merona—kalau lipstik merah emang cakep, tapi raport merah?—ya mending belajar.

Oh ya, mulai Sabtu gue rencana mau ikutan tantangan nulis lagi nih. Ya ... lumayan lah, ada temen buat ngisi blog #ehe. Semoga gue kuwadh nulis sampai akhir #yosh!

0 komentar:

Posting Komentar

my book

my book

Blogger FLP

Blogger FLP

Kampus Fiksi 13

Kampus Fiksi 13

Goodreads Challange

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Bening has read 0 books toward her goal of 15 books.
hide

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.