Book, Love, Life and Friendship

Kamis, 16 Maret 2017

Kehilangan Hanya Ada untuk yang Merasa Memiliki

Sssst, hari ini gue lagi pengen serius, beneran deh.

Katanya, kalau nggak pengen kehilangan, maka nggak perlu merasa memiliki. Simpel kan? Katanya sih gitu. Katanya sih sesimpel itu. Tapi ya ... itu kan katanya. Kenyataan? Cuma orang yang memiliki jiwa dan hati lapang, yang bisa benar-benar bisa merelakan atau tidak merasa kehilangan.

 
Rasa kehilangan itu terlanjur lama ada di sana. Bukan berarti nggak usaha buat mengikhlaskan. Cuma, yang namanya cewek macam gue, masih suka terjebak sama kenangan. Alhasil sesuatu yang sebenarnya udah terjadi lama dan lampau, sudah harusnya terlupakan, tapi kadang masih saja keingetan.

Buat gue, kehilangan benda atau barang, atau bahkan orang, ternyata masih lebih mudah diobati dibandingkan dengan kehilangan kesempatan. Ya, gue paling nyesel kalau kehilangan kesempatan.

Dalam hidup gue, ada beberapa kesempatan yang pernah ada di depan mata gue, dan ternyata dengan sederhananya gua tinggalkan kesempatan itu. #duh Entah karena gue-nya yang oon nggak ngambil kesempatan itu atau karena masalah lain yang di luar jangkauan gue. Kalau alasan di luar diri gue, masih bisa gue sadari dan maklumi. Tapi, kalau alasannya dari diri gue sendiri? Ini yang paling bikin nyesek. Entah gue terlalu polos hingga melewatkan kesempatan itu, entah gue yang kalah cepet atau bahkan karena ego gue yang terlalu tinggi. #duh Rasanya tuh pengen maki diri sendiri, kenapa harus melewatkan kesempatan emas itu.

Buat gue, kesempatan emas itu Cuma ada satu. Kesempatan lain? Ada, tentu. Tapi pasti nggak akan sama lagi dengan kesempatan yang pertama. Iya, gue tahu kalau penyesalan itu ada di ujung. Dan setelah semua yang terjadi, nggak mungkin bisa kembali seperti awalnya lagi. Pernah ada yang tanya, kalau misalnya ada mesin waktu, gue mau nggak kembali ke masa itu buat mengulang kesempatan? Entah kenapa, gue jawab nggak. Mungkin gue menyesal udah melewatkan kesempatan. Tapi bukan berarti juga gue harus kembali ke masa itu kan? Menyesali kesalahan itu perlu, tapi yang lebih penting belajar dari kesalahan itu dan berusaha move on buat nggak mengulang kesalahan yang sama.

Ah, tu kan hari ini gue lagi serius banget? Maaph deh.

2 komentar:

  1. Ya, kehilangan kesempatan memang bikin sedih. Tapi biasanya, kalau kehilangan satu kesempatan, akan ada kesempatan yang lebih baik di kemudian hari. ya, kan? hehe.



    btw, bolehlah kunjungan baliknya https://www.wattpad.com/385799971-one-thing-called-love-3 :D Kritik-saran ditunggu :D Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaaa ... semoga selalu ada kesempatan lainnya yg jauh lebih baik dan luar biasa

      Hapus

my book

my book

Blogger FLP

Blogger FLP

Kampus Fiksi 13

Kampus Fiksi 13

Goodreads Challange

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Bening has read 0 books toward her goal of 15 books.
hide

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.