Book, Love, Life and Friendship

Jumat, 03 Maret 2017

So – so ... lah

Merasakan pindah rumah dan pindah sekolah itu nggak selalu asyik dilakukan. Gue pun nggak benar-benar ingat, apa pernah punya kawan masa kecil atau nggak. Pertama kali gue pindah sekolah kelas 1 SD. Jadi, gue nggak benar-benar ingat atau bahkan masih ingat dengan teman-teman TK atau kelas 1 SD lama. Karena yang gue inget, setelahnya gue harus belajar menyesuaikan diri di tempat baru dengan banyak anak-anak baru.

Kelas gue berisi nyaris 60 siswa. Jadi bukan hal aneh kalau satu meja yang standarnya diisi dua siswa, terpaksa harus kami gunakan bertiga. Tapi, tiap tahun pasti ada aja yang lepas dari ikatan. Entah tinggal kelas atau keluar dari sekolah. Itu bukan hal aneh sih, karena memang sebagian masyarakatnya masih berpikiran seperti itu, sekolah belum penting-penting amat. Apa gue tinggal di desa—pegunungan? No, gue tinggal di kota kecamatan. Sayangnya, masih ada aja yang belum merasa pendidikan itu penting. Dan ya ... nggak heran kalau sebagian teman-teman kecil gue, sekarang baru terpaksa mengikuti kejar paket karena dulu meninggalkan sekolah.

Dan cerita ini dimulai dari kelas 5 SD. Dari saran guru untuk membentuk kelompok belajar, akhirnya kami berempat pun jadi kawan. Namanya anggrek bulan, kelompok belajar kami. Sebenarnya sih anggotanya lima, kadang enam malahan. Tapi yang jadi anggota tetap ya berempat ini. Belajar bareng, latihan nari, sepedaan sore hari, masak bareng ... itu hal-hal kecil yang gue lakukan bersama tiga kawan yang lain. Bahkan pernah bermain dan berkubang lumpur di sawah. Nggak ada yang protes soal ini. Toh kami pulang dengan selamat dan masih tetap menderetkan empat peringkat teratas di kelas.

Lulus SD pun kami sekolah di SMP yang sama. Sayangnya, kami berbeda kelas. Dan satu per satu dari kami pun menemukan teman-teman baru dan kesibukan baru. Ya, kesenangan kami pun perlahan berubah dan menjadi begitu berbeda. Dua orang temen gue, lebih suka hangout santai. Yang satu aktivis nanggung. Sementara gue? Gue terlalu sibuk mengejar mimpi.

Lulus SMP dan masuk SMA, kami makin berjauhan. Dan komunikasi pun makin jarang. Bukan Cuma beda kelas lagi, tapi sekolah kami sudah beda kabupaten. Ya, kami benar-benar sekolah di empat kabupaten berbeda. Meski begitu, kami masih sempat bertemu kok di waktu libur, yang mungkin Cuma dua kali setahun. Kalau dibilang kami adalah sahabat dekat, entahlah ... yang gue inget, kami tumbuh bersama dan pernah dekat di waktu SD. Dan setelahnya, kami sibuk dengan aktivitas masing-masing. Sekarang? Sekedar say hai lewat media sosial saja.

Hmmm ... apakah gue jahat banget ya?

Kalau nonton pelm atau drama, kan ada tuh namanya sahabat masa kecil. Tapi ternyata yang gue alami, jauh berbeda dengan yang ada di pilm. Gue nggak benar-benar mengalami ikatan persahabatan seperti di pilm-pilm itu. Kadang gue berharap banget, punya sahabat masa kecil seperti di pilm-pilm itu. Erat dulu, kini dan nanti. Tapi kenyataan nggak selalu sama dengan angan kan?

Sekarang? Gue Cuma tahu kabar masing-masing dari kami. Karena jalan kami sudah berbeda sama sekali. Nggak bisa dibilang sudah hilang juga persahabatan ini. Tapi, nggak bisa dibilang juga masih erat. Komunikasi masih jalan pada satu atau dua sahabat gue itu. tapi ya ... so so lah.

Pelajaran yang gue ambil adalah ... nggak semua hal seperti dalam angan. Dan nggak semua yang ada di drama itu beneran terjadi. Maksud gue, realita hidup itu bukan drama. Persahabatan nggak harus selalu dibumbui dengan hangout bareng aja, meski itu juga penting. Bahkan meski saling berjauhan dan minim komunikasi, toh nyatanya kami masih saling peduli satu sama lain. Jeleknya ... ada banyak hal yang nggak sempat terkatakan oleh kata-kata. Gitu deh ...

Curhatan nggak jelas ini diikutsertakan dalam tantangan Writing Challange @KampusFiksi bersama @ikavihara

0 komentar:

Posting Komentar

my book

my book

Blogger FLP

Blogger FLP

Kampus Fiksi 13

Kampus Fiksi 13

Goodreads Challange

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Bening has read 0 books toward her goal of 15 books.
hide

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.