Book, Love, Life and Friendship

Jumat, 04 Agustus 2017

Dewasa Bersama

Fans dewasa bersama idolanya, kira-kira seperti itu kalimat lengkapnya. Karena obrolan semalam, tergelitik rasanya untuk menulis hal ini. Karena sama seperti fangirl lainnya, ada juga masa alay, lebay, baper dan jadi stalker untuk sang idola.

Beda usia, beda pula gaya alay-nya. Nggak menyangkal kok, pernah alay juga. Mungkin sampai sekarang pun masih. Jaman es-ed dulu, paling banter ya ngumpulin poster Sheila on 7 terus dijereng di dinding kamar sama beli CD bajakan. Atau kalau nggak, guntingin poster Westlife terus ditempel di buku sama beli CD bajakan (juga). Kemudian ketahuan berapa umurnya ... hahaha.

 
Ada masanya, kesukaan pada idola itu sama artinya stalking akun sosmednya (buat yang punya sosmed), begadang sepanjang malam demi nontonin semua video variety show-nya atau ... nengokin forum tiap sepuluh menit sekali, ikut cekikian dan teriak-teriak nggak jelas waktu baca postingan para fangirl-detektif-delulu yang pinter banget nemuin hal-hal kecil yang menghubungkan sang idola dengan co-starnya. Ya ampun ... itu, pernah mengalami masa itu.

Tapi sekali lagi, fans dewasa bersama idolanya. Kalau sampai sekarang masih alay, sebenarnya nggak salah juga sih. Itu wajar. Apalagi banyak dedek-dedek gemes yang selalu membutuhkan limpahan kasing sayang dan wara-wiri terus di Te-el. Belum lagi, kisah second lead yang bapernya nggak berkesudahan. Stok dedek-dedek gemes nggak pernah habis dan akan selalu bertambah tiap saat. Jadi, masa fangirl yang alay pun terus berlanjut, benar?

Fans dewasa bersama idolanya. Nge-fangirl dan alay terus, nggak salah. Tapi yang nge-fangirl dan udah nggak alay lagi, juga nggak salah. Saat perasaan pada ‘oppa’ bukan lagi ‘oppa milikku’ dan sudah berubah menjadi ‘oppa juga harus bahagia’, saat itu fans sudah ikut dewasa bersama idolanya. Sudah tahu kapan harus berhenti delulu nggak jelas, dan mulai bisa memberikan ruang pribadi pada sang idola. Well, mereka juga manusia kok. Yang butuh ruang pribadi dan privasi yang harus dihormati dan diberikan kesempatan seluas-luasnya.

Pada akhirnya, kalimat ‘oppa milikku’ pun akan berubah menjadi ‘oppa buruan nikah’. Iya, ini jelas nggak bisa langsung instan. Butuh banyak waktu dan kesadaran hingga sampai di situasi ini. Butuh lapang dada dan hati yang seluas samudra untuk bisa memberikan kesempatan untuk oppa punya kehidupan pribadi yang tidak terusik. Butuh ruang sampai muncul pemikiran, ‘terserah kehidupan pribadi oppa, yang penting gue masih tetap bisa menikmati karya-karya oppa’. Dan ini jelas nggak singkat. Seperti kata di atas, fans dewasa bersama idolanya.

Kalau sudah sampai situasi ‘dewasa’ ini, tapi terus nemu idola lain yang masih layak di baperin gaya alay? Kenapa nggak? Alay dan dewasa itu siklus. Saat satu siklus selesai, bukan masalah memulai siklus baru alay-dewasa. Karena nantinya, setelah masa alay yang baru itu pun, fans akan sampai pada masa’dewasa bersama idolanya’ lagi.

Jadi fangirl itu nggak murah. Terutama kalau sudah mencakup album, merchandise sampai konser yang bejibun. Tapi, hidup jadi fangirl itu layak dinikmati dengan bahagia kok. Alay boleh, tapi jangan sampai menyakiti diri sendiri. Idola juga manusia. Fangirl juga manusia. So, jadilah fangirl yang manusiawi, #eeeeeeeh

(ini gue nulis apaan sih sebenarnya? hmmm)

Betewe, kok saya kangen banget ya nulis cerpen, fanfict atau flashfict lagi. Hmmmmm

6 komentar:

  1. Wie juga kangen baca tulisan nana, maaf terlalu lama , vakum dari duania membaca,

    Masih ingat Masa" dimana menggila le min ho, jun ki, Dan o young, rasanya sekarang jadi Tak Tau apa pun terlalu lama menyibukan diri dengan rutinitas baru,

    Terimakasih nana sudah membawa kembali sedikit kenangan

    BalasHapus
    Balasan
    1. #bighug buat hira
      hehehehe
      sy masih lanjut nge-alay kok ini
      salah satu hiburan di tengah penatnya mengumpulkan kenari #eeeeeeh

      Hapus
  2. eh, ituuu tiwi..na #nunjuk2ygkomendiatas
    welcome back, wi^^ #hug

    ni kykny tulisan curhat bgt deh
    hihihi..apa gegara patah hati yoyong g ngelamar2 mbny yak#eh

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, itu tiwi
      udah reunian? kkkkkk


      ya, emang blog ini isinya sebagain besar curhat lah
      o-yong? dia mah susah dibilangin
      ngakunya aja mo nikah 40an
      sy mesti ngomong apa cobak?

      Hapus
    2. Mungkin o_young belum siap jd imam nana tuh,,, wie masih setia dengan Hiro,

      Big hug Hira and Nana ������

      Hapus
    3. dia mah kebanyakn alasan
      hmmmm

      Hapus

my book

my book

Blogger FLP

Blogger FLP

Kampus Fiksi 13

Kampus Fiksi 13

Goodreads Challange

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Bening has read 0 books toward her goal of 15 books.
hide

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.