Book, Love, Life and Friendship

Minggu, 03 September 2017

Maaf, Saya bukan Sekum yang Baik

Sebenarnya, ini bukan yang pertama kali juga. Ada kawan yang tetiba menghubungi dan bertanya soal ke-sekretarian. Iyalah, sebagai mantan sekretaris umum alias sekum semasa aktif di organisasi masa kuliah, ternyata saya masih dicari. Hehe

Tapi maaf, ternyata saya bukan sekum yang baik.

 
Meski sudah bertahun berlalu, ternyata masih saja ada yang mencari dan menanyakan file ke-sekretarian pada saya. Hmmm ... padahal saya sudah pensiun jadi sekum bertahun lalu lho. Apalagi ‘sekum’ yang satu lagi. Satu hal yang saya yakini, ternyata administrasi dan pengarsipan itu hal yang sangat penting.

Haloooo, masa kampus sudah lama berlalu. Jadi, bukan hal aneh kan kalau saya sudah tidak lagi menyimpan atau punya file-file kestari? Alasannya nggak banget sih. Jadi, suatu waktu di ujung masa kuliah, setelah pensiun dari jabatan sekum, komputer pribadi saya rusak. Dan jelas file di dalamnya pun ikut hilang tanpa sisa. Saat itu saya belum punya laptop dan tidak pernah berpikir hal seperti itu akan terjadi. Jadi saya tidak punya backup data di sana. Beruntung, data seminar dan skripsi masih ada di flashdisk. Dan Cuma itu yang tersisa. Miris? Tragis? Jelas lah.

Data-data kestari dan bidang lainnya sebenarnya nggak Cuma ada di komputer pribadi saya. Ada juga di komputer organisasi di kampus. Saya punya backup untuk itu. File kestari selama masa jabatan kami sempat saya backup dalam bentuk CD dan saya serahkan pada sekretaris di masa jabatan setelah kami. Itu dia masalahnya, saya nggak punya backup lain. Jadi saat sekarang dibutuhkan, jelas tidak ada. Hmmmm ...

Ini salah saya ya? Saya bukan sekretaris yang baik.

Saya tahu, bertanya dan minta file pada saya jelas lebih efisien dibanding harus minta file dari anak-anak yang sedang memegang jabatan sekarang di kampus. Selain karena selisih tahun kami tidak dekat lagi, karena jelas data-data milik anak-anak jabatan sekarang adalah rahasia mereka.

Duh, kok jadi ribet gini ya.

Well, saya Cuma mau bilang maaf kalau tidak bisa jadi sekretaris yang baik. Ini jadi pelajaran buat saya sendiri, sekarang, nanti dan kapan saja untuk selalu membuat backup data. Jangan menyimpannya hanya pada satu tempat saja. Entah itu disimpan dalam HDE ataupun disimpan di cloud (kalau perlu).

Oh ya, hampir lupa. Selamat Idul Adha, met Lebaran Haji ... mohon maaf lahir batin. Hehehehe


4 komentar:

  1. Nggak perlu minta maaf, itu salah MEREKA!. Lah udah jaman kapan masih minta file sama sesepuh. Nggak banget. *Mantan SekUm juga soalnya 😅

    Selamat lebaran haji, walaupun kita2 belum pernah naik haji 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. komentar terngakak banget ini
      pke istilah sesepuh pula
      hei, gue belum sepuh2 amat kali, kkkkk

      Hapus
  2. Eits ketemu blog ini...

    Jadi sekum itu ga mudah kok.
    Nyiapin perlengkapan2 administrasi
    Surat menyurat.
    Mencatat surat masuk Dan keluar
    Memberikan nomor surat.
    Jangan sampai typo....

    Curhat jadi sekretaris ujian...

    BalasHapus

my book

my book

Blogger FLP

Blogger FLP

Kampus Fiksi 13

Kampus Fiksi 13

Goodreads Challange

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Bening has read 0 books toward her goal of 15 books.
hide

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.