Book, Love, Life and Friendship

Rabu, 22 November 2017

Untukmu, Editorku Tersayang

Dateline tetap jadi hal yang paling nyebelin saat ini. Ya gimana nggak, lima puluh halaman yang harusnya dikerjakan dalam satu bulan, ternyata ‘terpaksa’ harus dikerjakan dalam satu minggu. Alasannya? Kalau belum mendekati dateline belum gereget nulisnya. Atau, udah ada ide tulisan tapi ternyata mentok di tengah dan milih liat serta nulis bab lainnya. Alhasil nggak ada satupun yang selesai. Tolong ya, ini jangan ditiru sodara-sodara. Karena akhirnya gue nyasar kembali buka-buka twitter.

 
Untuk para dateliner, tolong ya, jangan sebarkan ion-ion negatif sama gue saat ini. karena gue harus nulis. Tolong ya, bisa paksa jari ini berhenti dari halaman ini dan kembali ke halaman tadi untuk menyelesaikan tulisan? Hehehehe ... nyatanya gue justru terdampar di sini dan nulis gaje gini. Dateline oh dateline.

Sssst ... tolong sungkem dan sampaikan maaf gue pada mbak-mbak editor yang—sungutnya udah keluar—baik banget nungguin saya nyelesaiin naskah. Sampaikan juga, kalau tulisan kali ini sepertinya akan molor—meski saya berusaha untuk tetap menulisnya tepat waktu—meski sepertinya akan susah.

Yasalaaam ... ini tulisan makin geje aja sih.

Sekali lagi, sampaikan sungkem saja pada mbak-mbak editor yang sungguh sangat baik sama gue. Gue doakan segera dipertemukan jodo dan diresmikan. Oh ya ... kalau gue dateng kondangan, jangan ditagih naskah belum kelar atau naskah revisian ya. Kalau belum ketemu jodo karena sibuk ngedit naskah gue di depan laptop, mohon maafkan gue, sekali lagi. Tapi sungguh, gue nggak ada niat menghalangi dirimu—wahai editor—untuk segera menjemput jodo. 

Ini editor sama penulisnya sepertinya sedang sama galaunya. Maafkan kami dunia, kami nggak ada niat mengotori dunia dengan tjurhatan dan tulisan geje begini. Tapi sungguh, kami-kami ini adalah manusia-manusia yang siap dilimpahi kasih sayang. Jadi, jika kalian mundur, maka kami siap melimpahkan kasih sayang pada oppa-oppa ganteng serta dedek gemesh Korea yang rajin wiri wiri di temlen twitter kami.

Salam sayang dari penulis telatan untuk dirimu, duhai editor terbaek kami. (plis jangan marah, gue traktir tiket nonton Saranghae Indonesia, mau? Ya, itu kalau honor tulisan sudah keluar sih, huahahaha ... dan kalau dapat diskonan 95% #dilempar_Sandal_Editor)


2 komentar:

my book

my book

Blogger FLP

Blogger FLP

Kampus Fiksi 13

Kampus Fiksi 13

Goodreads Challange

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Bening has read 0 books toward her goal of 15 books.
hide

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.