Book, Love, Life and Friendship

Senin, 12 Maret 2018

Membangkitkan Kembali Momen Galau

Kampreto momento itu saat ... harus nulis galau dan akhirnya terdampar buka file lama. File diary, lagu-lagu galau, foto-foto galau, puisi lama hingga barang-barang koleksi lama yang pernah bikin galau. Iya sih, memang lagi butuh ngegalau untuk tulisan galau satu ini. Tapi kan kampret banget, kalau galaunya jadi keterusan gini.

 
Untuk bisa membuat tulisan, ada kalanya memang harus benar-benar menyelami situasi dalam tulisan itu. Bahkan nggak jarang, sang penulis harus jatuh cinta dulu pada tokoh di tulisannya agar bisa membua tulisan se’nyata’ mungkin tentang kisah cinta tokoh dalam tulisannya. Atau misal mau nulis serem, bisa juga dengan benar-baner mengalami hal-hal serem lebih dulu.

Tapi ini masalah galau, bukan jatuh cinta atau kategori serem-sereman yak. OK, jadi ini langkah-langkah yang gue lakukan untuk membangkitkan situasi galau dalam hati dan pikiran.

Pertama, atur playlist lagu di laptop dengan lagu-lagu lama yang sudah pasti bikin galau. Kalau perlu, masukkan juga beberapa lagu yang pernah ada di era mantan dan teman-temannya. Pastikan lagu-lagu itu diputar secara berulang. Suffle aja, dan pastikan nggak ada lagu yang tertinggal.

Kedua, bongkar kardus penyimpanan. Buka buku-buku lama yang isinya : diary dan buku puisi. Baca satu per satu halaman dari yang paling jadul sampai yang paling baru. Kalau perlu, bacanya sambil dengerin lagu galau yang udah disiapkan di playlist tadi. Nggak Cuma diary, puisi juga sama ampuhnya untuk bikin galau.

Ketiga, bongkar satu buku lagi. Buku salinan SMS. Iya, dengan kurang kerjaannya, gue nyalin sms dari gebetan ke dalam sebuah buku. Lengkap kap kap. Maklum ya, dulu ponsel gue masih ponsel jadul dengan kapasitas penyimpanan terbatas. Dan dengan alasan nggak mau kehilangan satu pun momen di masa pedekate, maka sms yang tiap hari selalu numpuk itu pun, gue tulis ulang di buku khusus. Mungkin Cuma gue yang kurang kerjaan gini ya? Hmmmm baiklah. Ini yang paling bikin nyessss dan mewek sekaligus. Salinan SMS secara langsung dan nggak langsung akan membangkitkan kembali banyak momen serta kesempatan bersamanya. Galau ya galau deh.

Keempat, buka kembali foto-foto lama. Terutama foto bareng gebetan. Ya meski nggak pernah juga sih foto berdua. Tapi kalau diperhatikan lebih lanjut, biasanya ada momen saat ngelirik ke arah gebetan, meski itu foto rame-rame. Oh ya, hampir lupa. Cek kembali dan sentuh ulang barang-barang yang pernah ada di momen galau zaman itu.

Udah cukup galaunya? Ok, kalau gitu kamu sudah siap untuk nulis. Sini deh, temenin gue ngegalau lagi untuk nulis. Kenapa? Soalnya di tulisan kali ini, gue bener-bener butuh hati yang galau akut. Jadi, mohon maap kalau jenis tulisan lainnya sementara menyingkir dulu

#puterLaguKesukaanMantan

Oh ya, ini postingan ke 200. Selamat postingan ke 200. Dan selamat HUT kampus gue yang ke-42, kemarin. Hehehehe. Sakura kuningnya selalu dirindukan lho.

0 komentar:

Posting Komentar

my book

my book

Blogger FLP

Blogger FLP

Kampus Fiksi 13

Kampus Fiksi 13

Goodreads Challange

2018 Reading Challenge

2018 Reading Challenge
Bening has read 0 books toward her goal of 15 books.
hide

Followers

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.